Pages

Wednesday, March 30, 2011

chatting dengan Tuhan

BUZZ

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-
bincang denganmu.

AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih
baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang
sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah
menjadi waktu sibuk.

TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi
produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu,
produktifitas membebaskan waktu.

AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya.
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting
seperti ini.

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu
beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium
yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang
membuatnya jadi rumit.

AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi
kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu
banyak ketidakpastian.

TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran
adalah sebuah pilihan.

AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah
sebuah pilihan.

AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu
menderita?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat
dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa
menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik
bukan sebaliknya.

AKU: Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru
pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU: Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa
kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan
kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons
(to)Enhance Mental Strength). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar
dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu
kemana harus melangkah…

TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana
kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi.
Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati
memberimu arah.

AKU: Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang
dapat saya lakukan?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan
perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau
sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain
bekejaran dengan waktu.

AKU: Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada
masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau
syukuri,jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU: Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”. Jika
mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”.

AKU: Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi
apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan
itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU: Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini
dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU: Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak
dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya
adalah TIDAK.

AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup
adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.
Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

TUHAN has signed out.

amoeba

andai saja aku bisa membelah diri seperti amoeba,
sungguh tak ada maksud menyakiti hati siapapun.

Semarang vs Baturaden

Monday, March 28, 2011

Sunday, March 27, 2011

on april

fosnas on april

Bismillahirrahmanirrahim, kami ingin berjuang bersamaMU Ya Rabb....:))

Nasehat untuk Fattimah Az-Zahra

Ada 10 wasiat Rasulullah SAW kepada putrinya Fatimah binti Rasulullah. 10 wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah...

Wasiat tersebut adalah:

1).Ya, Fatimah kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.

2). Ya, Fatimah kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya,niscaya Allah menjadikan dirinya dengan neraka 7 tabir pemisah.

3).Ya, Fatimah. Tiadalah seorang wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaianya, melainkan Allah menetapkan pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.

4). Ya, Fatimah, Tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahanya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.

5). Ya, Fatimah, yang lebih utama dari keutamaan diatas adalah keridhoan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu,maka akt tidak akan mendo'akanmu. Ketahuilah, Wahai Fatimah. Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6). Ya, Fatimah. Apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya,
dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan.
Ketika wanita merasakan sakit akan melahirkan,
Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah.
Setelah seorang wanita melahirkan kandunganya,

maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia di lahirkan dari kandungan ibunya.
Apabila seorang wanita meninggal dunia ketika melahirkan,
maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun dan akan di anggap sebagai mati syahid.
Di dalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman syurga.
Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala 1000 orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu Malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.

7). Ya, Fatimah, Tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang dan ikhlas,melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala 100 kali beribadah haji dan umrah.

8). Ya Fatimah, Tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami,
melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih sayang(rahmat).

9). Ya, Fatimah, Tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati,
melainkan para Malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya,
dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

10). Ya, Fatimah. Tiadalah seorang wanita yang membantu meminyaki kepala suaminya dan menyisir rambutnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya,
melainkan Allah memberi minuman dari air syurga yang di kemas indah yang di datangkan dari sungai-sungai Syurga.
Dan Allah mempermudah sakaratul maut baginya,
bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shiratal-mustaqin dengan selamat.

SubhanAllah begitu indah menjadi wanita sholehah, dengan kelembutan dan kasih sayangnya yang dapat merubah dunia.

Saudariku jadilah dirimu wanita yang sholehah dan taat pada suami.

Jika suamimu ridho padamu maka Allah SWT pun akan ridho padamu...

Wallohu'alam...

Semoga bermanfaat, Mohon maaf bila ada kekurangan dalam penyampaian,
sekedar berbagi sebagai renungan bersama khususnya sahabat muslimah.

Salam Ukhuwah Fillah

Saturday, March 26, 2011

milad ary ginanjar agustian

“Ya Rabbana, ampunilah dosa-dosa anak kami yang kami cintai dan kami kasihi ananda Ary Ginanjar Agustian. Ya Allah, hapuskanlah noktah-noktah noda pada amalnya dan berikan ia kemampuan untuk menepis datangnya dosa-dosa baru dengan melawan dan mengusir syaitan yang sering datang untuk membujuk dan merayu.” Itulah cuplikan doa yang diucapkan kedua orangtua Ary Ginanjar Agustian, A. Rochim Agustjik dan Ana Rochim dalam perayaan milad anaknya yang ke-46, Kamis (24/3).
Masih dalam doanya, kedua orangtua Ary Ginanjar yang akrab disapa Opa dan Oma memohon kepada Allah SWT agar menganugerahi anaknya kearifan dan penghayatan yang semakin dalam akan kekuasaan, kemuliaan, dan kebesaran Allah. Sehingga ia menjadi makin mantap berserah diri kepada-Nya serta makin merasa nikmat dalam beribadah kepada Sang Maha Pencipta.
Menurut Opa, anak pertamanya Ary Ginanjar Agustian, penggagas dan penemu metode The ESQ Way 165, itu lahir pada 24 Maret 1965 tepat pukul 16:15 dan itu semua tercatat di akte kelahiran yang dikeluarkan Soreang, Bandung, Jawa Barat.
Tidak kurang dari 500 karyawan serta alumni training ESQ berkumpul pada Kamis (24/3), di ruang Andalusia Menara 165, Cilandak Jakarta, untuk merayakan milad Ary Ginanjar sebagai tanda ucapan terima kasih atas keikhlasannya memberikan pemaknaan akan Iman, Islam, dan Ikhsan (165).
Perayaan milad diawali dengan pembacaan doa yang dipersembahkan oleh alumni training Kids dan Mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan group paduan suara religi Tabina 165. Group salawat binaan Oma ini membawakan dua lagu, salah satunya ialah lagu andalan mereka yang dipersembahkan khusus menyambut milad Ary Ginanjar Agustian yaitu Zainal Anbiya.
Ary Ginanjar mengatakan, “Hari ini adalah bukan hari perayaan buat saya, tapi untuk ibu yang bersimbah darah melahirkan, menyusui, dan mendidik saya serta untuk bapak saya yang mengajarkan saya berjalan. Saya ingin hari ini kebahagiaan itu dicurahkan untuk bapak dan ibu saya, semoga kedua orang tua saya bahagia karena pernah melahirkan dan membesarkan saya."
Dengan bercucuran air mata Ary mengatakan, tiap hari ia selalu menghitung 'argometer' umur yang selalu berpacu untuk menghitung waktu perjumpaan dengan Allah SWT.
“Di satu sisi saya mencintai Allah dan merindukan Nabi Muhammad, tetapi di sisi lain saya merindukan berkumpul dengan orangtua dan keluarga saya. Namun hati saya luluh setelah membaca surat Al-Ashr yang mengatakan: sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang beriman yang mengerjakan amal saleh dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan menasehati supaya menetapi kesabaran,” ungkapnya.
saat syukuran milad

bersama personal assistantnya @19th floors menara 165

we are samurai

nugraha

artinya anugrah kan?

jika memang benar kamu adalah anugrah dariNYA untukku, aku percaya meskipun sekarang kau ku tinggalkan, meskipun sekarang ku buat jarak, suatu saat nanti di waktunya nanti DIA pertemukan kita kembali dalam pertemuan yang INDAH, insyALLAH....