Pages

Showing posts with label one six five family. Show all posts
Showing posts with label one six five family. Show all posts

Sunday, October 9, 2011

FIM 2011

awalnya bersedih waktu buka pengumuman FIM 2011 cari huruf  "P" eh ada nama Puput tapi bukan Puput Rusianingtyas, tapi setelah membaca keseluruhan bahagia banget karena ada nama-nama sahabat terkasih di dalamnya Masdar Fahmi, Mega Tala Harimukti, Rizqie Irfan. Selamat ya kak mii, kak tala, kak rizqi i am proud of you all, semoga ilmunya nanti bermanfaat :)

salam semangat,
Puput Rusianingtyas :)

Tuesday, October 4, 2011

Alkid

Tiba-tiba pengen cerita tentang alun-alun kidul Jogja, bahasa kerennya alun-alun selatan kota Yogyakarta atau Alkid. Sudah beberapa kali aku ke alun-alun kidul tapi yang berkesan terakhir kali, kemarin setelah rakernas tanggal 18 Juni hari minggu malam, aku bersama sahabat-sahabat FOSMA DIY (Esky, Dyan, Okta, kak Mita), Sumbar (Taufik), Riau (Imam), Sulsel (Asdy dan Zoel), Jabar (Yudi), Jatim (Helmy), Jadetabek (Rusdy) dan Jateng (Tiwi).

Sesuai namanya Alkid terletak disebelah selatan atau lebih tepatnya di belakang Keraton Yogyakarta, kalau letaknya di utara namanya bukan Alkid lagi tapi Alut (Alun-Alun Utara,red) hehe. Alkid merupakan salah satu tujuan wisata juga baik wisatawan asli Jogja, pendatang seperti kami bahkan wisatawan asing. Akses menuju ALkid sangat mudah ya kurang lebih 15 menit kalau dari Malioboro atau Titik Nol Kilometer. Kalau dari Purwokerto ya kurang lebih 4 setengah jam naik logawa.Untuk menikmati suasana santai Alkid cukup bayar 500 untuk yang naik motor atau 1000 yang naik mobil kalau yang naik becak andong atau jalan kaki gratis, 500 atau 1000nya kan untuk bayar parkir :D

Yang membuatku tertarik untuk bercerita adalah Ritual yang dilakukan di Alkid selain gowes gowes yaitu berjalan melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup atau sering disebut Ngalah Berkah. Jadi dulu waktu awal-awal kuliah aku pernah pergi ke Alkid bersama seseorang setelah bersepeda dia mengajakku untuk mencoba melewati dua pohon beringin itu dengan mata tertutup "put, jalan lewati pohon beringin sambil matanya ditutup yuk, katanya kalau yang berhasil apapun yang diminta terkabul loh trus bisa berjodoh, asik kan?" begitu ajaknya, aku jadi tertarik untuk mencobanya. Akhirnya kami coba jalan berdua, Alhamdulillah kami berhasil melewatinya, lurus jalan kami cuma nabrak tiga atau empat orang saat berjalan seingatku. Tapi sampai sekarang apa yang aku inginkan saat itu belum terwujud dan tentang berjodoh aku pun tak yakin. Hm, semuanya terjawab kemarin saat aku kembali ke Alkid bersama sahabat FOSMA.

Ceritanya teman-temanku itu mencoba satu persatu, yang pertama dan paling bersemangat Rusdy percobaan pertamanya gagal dia tidak berjalan lurus tapi jalannya miring ke arah kiri sampai keempat atau kelima kali percobaannya baru dia berhasil berjalan lurus diantara kedua pohon itu. Kemudian Zoel, sekali mencoba dia langsung berhasil melewatinya untuk kedua kalinya pun dia tetap berhasil. Asdy empat kali mencoba selalu saja belok ke arah kanan tujuannya pun sama ke tempat ibu ibu penjual lampu hias. Yudi si raja mitos yang dari awal yakin bisa melewati kedua pohon itu pun akhirnya jalan berbelok ke kiri. Yang lainnya mencoba ada yang belok kekiri ada yang belok ke kanan, padahal mereka semua yakin jalannya sudah lurus.Karena penasaran kenapa bisa ada yang berhasil melewati ada yang belok kanan ada yang belok kiri akhirnya malam hari sampai di penginapan Rusdy sampai browsing di Internet tentang Alkid. Sebelumnya sepanjang perjalanan pulang dari Alkid ke penginapan sempat juga muncul bermacam pendapat tentang teori jalan lurus itu. Ada yang bilang kalau yang sering pakai otak kanannya pasti jalan ke kiri, yang sering pakai otak kiri jalannya ke kanan, untuk menguji hipotesis awal kami tersebut maka keesokan harinya Asdy mencobanya, matanya ditutup dan dia mencoba berjalan lurus tapi tetap berbelok ke kanan kali ini hampir nabrak jemuran, hehehe. Ya mungkin ada benarnya juga hipotesis kami, karena menurutku juga setiap orang yang ditutup matanya akan ada kemungkinan berbelok arah atau miring sekian derajat. Waktu ku perhatikan Zoel yang berhasil meleati dua pohon itu pun sebenarnya berjalan sedikit berbelok ke kanan tapi tidak terlalu jadi masih bisa ada dijalur lurus diantara dua beringin itu.

Tentang mitos yang ada yang katanya siapa yang berhasil melewati dua beringin itu keinginannya akan terwujud? Ya benar terwujud kan sebelum berjalan dan ditutup matanya pasti ingin bisa melewati dua beringin itu kan, nah yang berhasil berarti keinginannya sudah terwujud yang belum berarti masih harus coba lagi kawan.

Kemudian mitos lainnya yang menyebutkan bahwa siapa yang berhasil berjalan melewati dua beringin dengan mata tertutup akan berjodoh atau mendapatkan jodoh, ah saya kok sama sekali tidak percaya ya, ini mungkin dihubungkan sama cerita jaman dahulu kala tentang putri Sultan. Jadi gini ceritanya Putri sang sultan itu mau dipinang seorang lelaki, namun sayang sang putri tidak begitu menyukainya. Alhasil sang putri meminta syarat: Jika pengen si pria menikahinya, maka dia harus bisa berjalan dengan mata tertutup dari pendopo yang ada di sebelah utara alun alun kidul melewati dua beringin kembar ditengah alun alun dan finish di pendopo yang ada di sebelah selatan alun alun kidul. Dan ternyata siasat sang putri ini berhasil, si pemuda gagal menjalankan misinya.Kemudian sang sultan memberikan sabdanya bahwa yang bisa melewati syarat sang putri itu, hanyalah pemuda yang hatinya benar benar bersih dan tulus. Ternyata seorang pemuda dari Siliwangi (anak dari prabu siliwangi) berhasil melewati rintangan yang disyaratkan oleh sang putri. Dan sang putri akhirnya dipersunting oleh pemuda tersebut. Secara politik kemudia muncul suatu kekerabatan yang erat antara Mataram dengan Kerajaan Siliwangi. Begitu ceritanya, jadi ada kemungkinan mitos tentang jodoh itu diambil dari cerita ini, wallahu alam :)

Yang jelas kawan jangan pernah percaya sama saya apalagi mitos, musrik nanti percayalah sama ALLAH, hanya DIA yang pantas kita percaya, nasib, jodoh dan semua tentang kita sudah diaturNYA tinggal bagaimana usaha kita, bukan begitu?

Salam Semangat,
Puput Rusianingtyas

*Makasih ya kawan kawan yang saya sebut namanya di atas, semoga suatu saat nanti ALLAH ijinkan kita berkumpul lagi, sungguh LUAR BIASA empat hari di JOgja bersama kalian, Spiritual Journey :)

gambar pohon beringin kembar

Monday, October 3, 2011

Memang Bukan Karena Trainernya

Just want to share not to war :)

Semua berawal dari obrolanku dengan seorang trainer, obrolan santai saja malam itu sembari makan mie ongklok dan sate. Seperti biasa kami memang senang becanda, beliau bertanya padaku "Puput dulu trainernya siapa sih? begini begini aja? hehehe...". "Trainer teens pertama donk, gurunya trainer remaja dah pokoknya", jawabku dengan bangga. Kemudian beliau berkata lagi "memang bener bukan karena trainernya..:)" aku cuma bisa mengkerutkan jidatku dan memonyongkan bibirku...:(

Sebenarnya ekspresiku bukan karena bersedih tapi aku tahu obrolan kami memang banyak unsur bercandanya biar lebih hidup, hehehe...bukan itu yang mau dibahas disini boi. Yap, kata kata "memang bukan karena trainernya" itu yang memenuhi isi otakku kala itu. Aku jadi berfikir, benar juga kandungan dari kalimat itu. Kita tahu sekarang ini banyak sekali pelatihan, training atau sejenisnya, ragamnya pun banyak, ada kepemimpinan, kewirausahaan, parenting dan lain-lain masih banyak lagi, bahkan ada sms dari seorang kawan yang isinya mengajak ikut sebuah pelatihan lupa nama pelatihannya apa yang jelas itu tentang menjadi ayah yang baik. Orang-orang jaman sekarang sudah semakin kreatif berbagi ilmu, segala macam bentuk pelatihan dan training ada karena penciptanya ingin berbagi ilmu yang dimiliki begitu menurut pandangan saya kawan.

Pengen jadi pebisnis handal ikut pelatihannya purdi, pengen jago otak kanan biar rejekinya lancar jaya ikut seminarnya bang ippo, pengen super ikuti Mario Teguh, pengen jago hipnosis ikut aja pelatihan hipnosis, pengen cerdas intelektual emotional spiritual ikutlah trainingnya pak Ary Ginanjar Agustian, pengen jago stand up comedy ikut seminarnya bang Raditya dika, pengen bisa memanaj emosi ikut pelatihannya pak asep, pengen banyak ilmu sebelum nikah ikut seminarnya ustad salim.

Eiits, tapi semuanya bukan kaya mie isntan yang direbus aja langsung jadi. Bukan sekali pelatihan atau training kita langsung kaya mereka, no no no everythings need process kawan, kalau toh pun bisa instan berhati-hatilah karena yang instan biasanya tak bertahan lama. Kalau pengen rejekinya lancar jaya apa bisa cuma ikut seminar sekali? TIDAK, itu jawabanku bang ippo bisa sukses juga melewati banyak hal, rintangan dan godaan. Hm, mungkin lebih enak kalau aku ambil contoh Training yang sering aku ikuti ya.

Yap, Trainingnya pak Ary training character building, tentang leadership, kecerdasan emosi dan spiritual. Training ESQ ada empat tingkat, aku sudah sampai tingkat ke tiga, dan aku pun sudah ikut training spiritual parentingnya. Hampir setiap trainingnya aku usahakan untuk hadir membantu atau sekedar merecharge. Apakah lantas aku sudah menjadi master? Ah terlalu lebay bahasa itu, jujur terkadang aku malu, begitu seringnya aku merasakan kebahagiaan di dalam ruangan training mengajak sanak saudara untuk ikut merasakan apa yang aku rasakan tapi terkadang di kehidupanku aku ingkar. Seperti orang munafik, ilmunya sudah aku kuasai tapi sering aku langgar, susah memang menjaga keistiqomahan. Seperti yang dikatakan tadi, memang bukan karena trainernya Sehebat apapun trainer atau pelatih yang melatih kita, sedahsyat apapun seminar, training atau pelatihan yang kita ikuti kalau tidak ada KEMAUAN dari dalam diri untuk merubah atau untuk berubah percuma saja kawan, gagal. Bukan jaminan yang sudah mengikuti seluruh tingkatan training atau yang sering datang ke ruangan training adalah orang yang berhasil memiliki karakter yang baik yang paling cerdas emosi dan spiritualnya, dan tidak pula mereka adalah orang yang gagal, semua kembali pada diri kita kawan. Lihatlah kedalam diri masing-masing sebelum melihat atau menilai orang lain. Benar training yang sesungguhnya itu bukan saat diruangan training tapi setelah kita keluar dari ruangan, di kehidupan sehari-hari kita hasil dari training kita BERHASIL atau GAGAL itu bukan karena Trainer yang hebat atau Training yang dahsyat tapi karena ALLAH, sekali lagi kawan karena ALLAH, ALLAH lah yang menentukan hasilnya atas usaha dari diri kita.

Finally, BUKAN KARENA TRAINERNYA YANG HEBAT ATAU TRAININGNYA YANG DAHSYAT SEMUANYA ALLAH YANG MENENTUKAN ATAS USAHA DARI DIRI KITA.


*cuma pengen berbagi biar hidup semakin cihui kalau ada salah salah maapkeun yaa dan kalau ada baiknya kaizenkan saja kawan dan kalau tidak suka NYONG RIKA RAMPUNG, wkwkwwk

salam cinta damai,
Puput Rusianingtyas


in my room ditemani mas mac, headset dan maher zain, kerupuk tengiri dan teh hangat
00.45 Tuesday 4, October 2011

*thanks to mzRiza, bangYasin, mzIput atas inspirasi sharingnya :)

Friday, September 30, 2011

Tugu Jogja :)

dari padang, riau, jabar, jadetabek, jatim, jateng sampai ke sulsel

sebelum rakernas :)
bonus dari rakernas adalah : berkumpul dengan sahabat fosma se-Indonesia, foto dan jalan-jalan, inilah yang akan kita rindukan kawan :)

Friday, July 22, 2011

Tentang Silaturahmi

"...Dan bertakwalah kepada ALLOH yg dengan (mempergunakan) namaNYA kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya ALLOH selalu menjaga dan mengawasi kamu."
Q.S An Nisa ayat 1


atau hadist yang mashur,
Shahih Mutafaq Alaihi, beliau berkata : Barangsiapa yang suka dilapangkan rezkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah ia menyambung tali silaturahim.

dan tidak bermaksud menyetarakan atau membandingkan perkataan seseorang dengan ayat Al Quran atau Hadist, tapi aku teringat perkataan seorang kakak,
ALLOH itu ndak suka sama yang memutuskan tali silaturahim nduk, sebenci apapun kamu sama orang, jo ngasi remove unfollow blockir koncomu dhewe....(mboi, 2008)


saya, walaupun benci ndak akan memutuskan tali silaturahim, itu janji saya! (Puput Rusianingtyas, 2008)

Thursday, July 21, 2011

Rekaman Perjalanan

Purwokerto- Semarang- Salatiga- Semarang- Ambarawa- Semarang- Purwokerto

Terminal bus Purwokerto, Plasa Telkom Semarang, ESQ Leadership Center Jateng, Indosat Semarang, Sepanjang jalan pandanaran-peleburan-mugas, Sukun, Pasar Sapi Salatiga, RS Ananda Salatiga, Gd.Disbun Salatiga, Rumah Marsha, RM Banyu Bening, Kosan Kak Tala, Perpus FE Undip, Perpus FISIP Undip, Penyetan Mas Pur, Es Rumpi, Serabi air, Duren Ambarawa, Museum kereta api Ambarawa, Lawang Sewu, Serdadu Kumbang, SS, Angkringan Toni Blank, Cipaganti.

Semua terekam Indah dalam benak, semoga rekaman ini pun indah dimataMU Yaa Rabb :))

Monday, April 11, 2011

May, yes we can!

desain by hilmy nugraha
May, yes we can!
Bismillahirrahmanirrahim lillahita'ala...:)

sekecil apapun insya Allah ndak ada yang sia-sia (Nov, 2009)

Wednesday, March 30, 2011

amoeba

andai saja aku bisa membelah diri seperti amoeba,
sungguh tak ada maksud menyakiti hati siapapun.

Semarang vs Baturaden

Sunday, March 27, 2011

Saturday, March 26, 2011

milad ary ginanjar agustian

“Ya Rabbana, ampunilah dosa-dosa anak kami yang kami cintai dan kami kasihi ananda Ary Ginanjar Agustian. Ya Allah, hapuskanlah noktah-noktah noda pada amalnya dan berikan ia kemampuan untuk menepis datangnya dosa-dosa baru dengan melawan dan mengusir syaitan yang sering datang untuk membujuk dan merayu.” Itulah cuplikan doa yang diucapkan kedua orangtua Ary Ginanjar Agustian, A. Rochim Agustjik dan Ana Rochim dalam perayaan milad anaknya yang ke-46, Kamis (24/3).
Masih dalam doanya, kedua orangtua Ary Ginanjar yang akrab disapa Opa dan Oma memohon kepada Allah SWT agar menganugerahi anaknya kearifan dan penghayatan yang semakin dalam akan kekuasaan, kemuliaan, dan kebesaran Allah. Sehingga ia menjadi makin mantap berserah diri kepada-Nya serta makin merasa nikmat dalam beribadah kepada Sang Maha Pencipta.
Menurut Opa, anak pertamanya Ary Ginanjar Agustian, penggagas dan penemu metode The ESQ Way 165, itu lahir pada 24 Maret 1965 tepat pukul 16:15 dan itu semua tercatat di akte kelahiran yang dikeluarkan Soreang, Bandung, Jawa Barat.
Tidak kurang dari 500 karyawan serta alumni training ESQ berkumpul pada Kamis (24/3), di ruang Andalusia Menara 165, Cilandak Jakarta, untuk merayakan milad Ary Ginanjar sebagai tanda ucapan terima kasih atas keikhlasannya memberikan pemaknaan akan Iman, Islam, dan Ikhsan (165).
Perayaan milad diawali dengan pembacaan doa yang dipersembahkan oleh alumni training Kids dan Mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan group paduan suara religi Tabina 165. Group salawat binaan Oma ini membawakan dua lagu, salah satunya ialah lagu andalan mereka yang dipersembahkan khusus menyambut milad Ary Ginanjar Agustian yaitu Zainal Anbiya.
Ary Ginanjar mengatakan, “Hari ini adalah bukan hari perayaan buat saya, tapi untuk ibu yang bersimbah darah melahirkan, menyusui, dan mendidik saya serta untuk bapak saya yang mengajarkan saya berjalan. Saya ingin hari ini kebahagiaan itu dicurahkan untuk bapak dan ibu saya, semoga kedua orang tua saya bahagia karena pernah melahirkan dan membesarkan saya."
Dengan bercucuran air mata Ary mengatakan, tiap hari ia selalu menghitung 'argometer' umur yang selalu berpacu untuk menghitung waktu perjumpaan dengan Allah SWT.
“Di satu sisi saya mencintai Allah dan merindukan Nabi Muhammad, tetapi di sisi lain saya merindukan berkumpul dengan orangtua dan keluarga saya. Namun hati saya luluh setelah membaca surat Al-Ashr yang mengatakan: sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang beriman yang mengerjakan amal saleh dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan menasehati supaya menetapi kesabaran,” ungkapnya.
saat syukuran milad

bersama personal assistantnya @19th floors menara 165

we are samurai

cuma

cuma ngeprint surat-surat dan proposal, sudah ada laptop dan printer tak seberapa dibanding dengan perjuangan Rasulullah dahulu kala.
cuma sa'i purwokerto-semarang-jakarta, sudah ada alat transportasi yang mudah dibandingkan dengan perjuangan Rasulullah tak sebanding.
cuma mencari beberapa rupiah, sudah banyak orang yang kaya yang bisa dimintai bantuan, tak seberat perjuangan Rasulullah.
cuma berusaha mengumpulkan 200 orang, insyALLOH banyak orang yang ingin lebih mengenalNYA, benar-benar belum seberapa dibandingkan dengan perjuangan Rasulullah.

apapun yang kulakukan tidak dapat dibandingkan dengan perjuangan Rasulullah tapi aku percaya, sekecil apapun yang kulakukan tak ada yang sia-sia, salah jika ku berkata aku berjuang sendiri karena ALLOH ada disampingku selalu, ada bersamaku selalu.

Luruskan niat, jangan dengarkan apa kata mereka yang mengganggu dan melemahkan azzamku, bismillahirrahmanirrahim....lillahita'ala!

Tuesday, March 22, 2011

H dan P ---> P dan H

P sama H itu dua huruf yang sangat berjodoh jika dikombinasikan dengan komposisi HP,
yap HP!

sebuah percakapan :

kakak : ndak harus punya HP kan nduk?
aku : iya iya iya, ndak punya HP juga ndak mati to? aku emank ndak mati mz, tp komunikasi mati!
kakak : siasati pake internet yo..
aku : apa semua orang yang mau aku hub sedang online dan apakah semua dari mereka punya media online kakakku sayang?

Ndak harus punya HP memang bukan kalimat yang salah
tapi aku MEMBUTUHKAN HP itu kalimat pelengkapnya agar menjadi suatu kalimat yang lengkap!

mungkin seorang pengusaha membutuhkan HP untuk berbisnis, membuat janji dengan kliennya, dll.
mungkin seorang trainer membutuhkan HP untuk kontak dengan kantornya, dengan keluarganya, dengan relasi2nya di luar kota.

aku bukan pengusaha, aku bukan trainer jadi aku ndak butuh HP untuk bla bla bla di atas,
aku Kepala Regional Fosma Nasional membutuhkan HP untuk membantu Ketua Fosma Memantau dan Mengkoordinir Wilayah yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Merauke!
aku Mahasiswi membutuhkan HP untuk mengetahui jadwal kuliah ataukah diganti dmn ruangannya jam brp itu sering terjadi, untuk informasi tugas, untuk konsultasi dengan dosen!
aku seorang anak membutuhkan HP untuk berhubungan dengan keluargaku, untuk pamit sama ibu kalau aku pulang terlambat, dll!

gambarnya iphone ah, mudah2an ini bentuk doa untuk hp pengganti ku..:D

Wednesday, December 15, 2010

you make my world so colorful!!! :))

morning sunshine in our room
now that room is back in tune
autumn start this day with a smile
and laugh at my beautiful love one
who's lying besides me

you so far away in your sleep
who can tell what dream you may dream
you dont know that i was drawing
with my finger on your sweet young face
vague as a meaning words

you make my world so colorful
i never had it so good
my love i thank you for all the love
you gave to me

like a summer breeze so soft
like a rose you bring me near
and i kiss your lips so sweet
soft like the rain and gentle as
the morning dew in may

though they said that i was wrong
but thank god my will so strong
i got you in the palm of my hand
everyday they tried to put me on
but i laugh at those who tried to hurt our love



Ka eMKaBe family...:)

farakuw.....i love you baby...:)

mba vena, aku selalu belajar dari mb, pengen jadi wanita tangguh kaya mb, my inspiration...
kalian, yang aku kenal lewat HMJM, yang telah berproses bersama...:)
semua!

fosma purwokerto...(hehehe, sampel foto cuma ada ini dlu..)

nene, eno, dyan, i love you all..:)
apa yah komennya? hm, thanks for all pelajaran ttg kehidupan, ttg arti perbedaan, ttg toleransi, ttg berbagi, ttg arti memiliki dan kehilangan (apa loh), udah lah kepanjangan mz..(seneng kan fotonya ada dblog aku...:D)

Thursday, December 2, 2010

demi matahari.

Demi matahari dan sinarnya di pagi hari
Demi bulan apabila ia mengiringi
Demi siang hari bila menampakkan dirinya
Demi malam apabila ia menutupi

Demi langit beserta seluruh binaannya

Demi bumi serta yang ada di hamparannya
Demi jiwa dan seluruh penyempurnaannya

Allah, Subhanallah … Allah, Subhanallah

Allah, Subhanallah … Allah, Subahanallah

Allah mengilhamkan sukma kefasikan dan ketaqwaan

Beruntung bagi yang mensucikan-Nya
Merugi bagi yang mengotori-Nya ... Subhanallah

Tuesday, November 30, 2010

december, first.

Ya Allah. Saat waktu mulai berlalu seiring desah nafas dan degub suara jantung ini.

Namun di hari ini dan diantara seluruh makhluk ciptaanMu, ada hambaMu yang mungkin tengah duduk atau mungkin sedang terbaring merenung diri, seolah-olah dia sedang bertanya kepada segenggam hati yang tersimpan dibalik jasad yang hina ini. Ya Allah, adakah sisa umur ini akan menjadi indah pada akhirnya nanti.

Hanyalah serangkaian doa yang mampu dipanjatkan ditengah malam yang sunyi ini. Semoga kiranya Engkau berkenan menjadikan dirinya semakin tegar dalam menghadapi sisa rangkaian perjalanan hidup ini. Atas sebuah keyakinan bahwa pertemuan denganMu adalah sesuatu hal yang takkan pernah dapat dihindari. Namun dirinya terus berdoa karena memohon akan adanya amal ibadah terindah yang akan menemani di alam kubur nanti.

Saat bumi, bulan dan seluruh alam semesta binaanNya menjadi saksi akan kekuasaan Illahi Rabbi.
Saat tasbih, tahmid dan takbir mengawali hari yang sangat berarti bagi dirinya ini.
Saat suara kicau burung dan desiran angin yang berhembus dengan lembut menerpa wajah ini seperti menyambut datangnya kembali karunia dan kasih sayangMu yang datang tiada henti.
Saat seluruh sel-sel darah di dalam tubuh inipun turut bersujud dan bertasbih karena merindukan AsmaMu yang senantiasa mengiringi.

Karena dirinya makin menyadari dengan sepenuh hati bahwa ternyata Engkau masih berkenan memberikan kesempatan kepada dirinya lagi, meskipun kesempatan itu hanyalah untuk mengukir sebuah amal ibadah terindah untuk yang terakhir kali.
Karena dirinya menyadari bahwa waktu takkan pernah terulang kembali.
Karena ternyata ampunan dan cintaMu adalah rangkaian kebahagiaan yang dicarinya selama ini.
Karena dirinya telah menemukan jawaban bahwa setiap niat yang tersirat, lisan yang terucap dan sikap perbuatan yang terlihat akan dimintakan pertanggung jawaban disuatu hari yang pasti.
Karena dirinya makin meyakini bahwa Engkau-lah yang menjadi tujuan sesungguhnya di dalam hidup ini.
Karena dirinya makin meyakini bahwa kematian itu pasti akan datang menghampiri.
Karena dirinya mulai merasakan dan membayangkan akan indahnya ketika selembar ruh ini berpulang dengan rangkulan yang lembut dari para malaikat yang tak pernah mengingkari setiap titahMu yang hakiki.

Allahumma Ya Allah.
Izinkanlah para malaikat yang senantiasa berada disampingnya untuk mengangkat dan menghadapkan sepenggal doanya karena kecintaannya padaMu.
Kabulkankanlah setiap doanya yang terucap melalui lisan maupun yang tersirat didalam hatinya karena merindukan pertemuan denganMu.
Jadikanlah dirinya makin meyakini bahwa cintaMu memang takkan pernah tertandingi.
Limpahkanlah karunia dan kasih sayangMu lebih dari yang dimintanya dalam sujud dan doa.
Muliakanlah dirinya diakhir hayatnya nanti dan wafatkanlah dirinya dalam keadaan khusnul khotimah dihadapanMu.
Izinkanlah ada amal ibadah terindah yang akan menemaninya kelak di alam kubur nanti, dan apabila dihari ini dirinya makin bersujud dan bersimpuh karena memohon ampunan dan cintaMu, maka perkenankanlah dan terimalah doanya Ya Mujiib.
Dan jadikanlah dirinya sebagai penghuni surgaMu yang senantiasa dipenuhi dengan cintaMu yang suci.

Ya Allah.
Lindungilah dirinya, damaikanlah hatinya, tuntunlah disepanjang sisa rangkaian perjalanan hidupnya, limpahkanlah kebahagiaan disetiap detak jantung dan desah nafasnya ketika semua ucap, niat dan sikap perbuatannya, kabulkanlah disetiap doanya yang terucap maupun yang tersirat karena keinginannya untuk memiliki kebahagiaan seperti yang senantiasa menjadi pencariannya selama ini karena keinginannya untuk mengukir ibadah terindah dalam hidupnya sebelum kelak bertemu denganMu. Dan jadikanlah keikhlasan dan kesabaran dalam doa hambaMu ini sebagai tali penyambung silaturahim.

Sungguh hamba memohon dengan amat sangat padaMu, kabulkanlah doa hambaMu ini Ya Rabbi.

 

Selamat milad sahabat.
Semoga kiranya Allah berkenan mengabulkan disetiap rangkaian doa yang selama ini dipanjatkan dalam sujud yang teriring air mata, baik yang terucap dengan lisan maupun yang tersirat di dalam hati.