Pages

Friday, September 30, 2011

Tugu Jogja :)

dari padang, riau, jabar, jadetabek, jatim, jateng sampai ke sulsel

sebelum rakernas :)
bonus dari rakernas adalah : berkumpul dengan sahabat fosma se-Indonesia, foto dan jalan-jalan, inilah yang akan kita rindukan kawan :)

Wahai Pemuda BERGERAKlah!

Pemuda adalah Generasi Emas Bangsa ini. Pemuda mempunyai kekuatan yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil atau orang-orang jompo, pemuda memiliki potensi yang luar biasa, bisa dikatakan seperti dinamit bila diledakan. Hasan Al Banna seorang tokoh pergerakan di Mesir pernah berkata, "Di setiap kebangkitan pemuda yang menjadi pilarnya, di setiap pemikiran pemuda menjadi pengibar panji-panjinya." Para pemuda memang sering menjadi pelopor perubahan. Pemuda juga merupakan salah satu pilar peradaban yang sangat penting. Islam pun mengakui posisi kaum muda yang sangat strategis. Usia muda, menurut al-Quran merupakan usia yang penuh kekuatan, usia yang terletak antara dua fase kelemahan.

Kaum muda diperlukan bagi perubahan sebagai kekuatan pendobrak kelemahan dan ketidakbenaran nilai menjadi dinamis berorientasi pada keluhuran budi yang hakiki atau akhlakul karimah melalui kekuatan tauhid. Tapi disisi lain, kaum muda tidak selalu identik dengan prestasi. Sebab bersamaan dengan potensi besar yang dimilikinya, pemuda juga cenderung tergesa-gesa, terlalu bersemangat, dan lebih mudah jatuh pada pola pikir instan. Biasanya hal tersebut melalui godaan dinamika kehidupan yang dianggap modern padahal bisa terjadi bagaikan jebakan sarang laba-laba.

Dalam menghadapi tantangan global kaum muda harus muncul dengan jati dirinya sebagai kaum muda yang berwatak. Menghadapi perkembangan perlu ada gereget program yang dimunculkan oleh dirinya sendiri. Dalam keadaan dunia yang terus bergoncang, kaum muda meningkatkan kecerdasannya sehingga mampu berkompetisi di Internasional, yaitu meningkatkan keempat kecerdasan Intelektual, EMosioanl, Spiritual dan Financial.

Pemuda hebat bukan pemuda yang mengandalkan kehebatan orang tuanya dengan kata-kata "Jangan macam-macam dengan gue, bapak gue pejabat, bentar lagi elu elu dan elu semuanya akan lihat gue jadi kaya dan punya posisi bagus." Bukan seperti itu, tapi pemuda yang hebat dan berjiwa besar adalah pemuda yang berkata, "inilah diri" atau menjadi diriku dengan segala kekurangan."

Sebagai generasi muda yang ingin berpartisipasi aktif dalam memajukan bangsa, saya berusaha merubah bangsa ini mulai dari hal yang terkecil yaitu diri untuk menjadi lebih baik menjadi pemuda hebat yang memiliki jati diri. Aktif mengikuti kegiatan kegiatan sosial dan kepemudaan untuk memajukan bangsa ini. Saya akan terus BERGERAK melakukan yang terbaik untuk bangsa ini tidak hanya sekedar kata-kata, ACTION, BERGEREAK atau TERGANTIKAN!!!

Membangun Sinergisitas dalam meningkatkan kinerja FOSMA 165 Menuju Indonesia Emas 2020


Mahasiswa boleh saja dianggap sebagai kaum intelektual, tetapi bukan berarti lebih menitikberatkan pada kemampuan intelektual saja, namun juga harus dapat diselaraskan dengan kemampuan emosional dan spiritual agar nantinya diharapkan mampu memiliki kehidupan di dunia maupun di kehidupan yang akan datang yang jauh lebih baik.
Fosma 165 Nasional adalah Forum Silaturahmi Mahasiswa 165 se-Indonesia, yang membahawi Fosma Wilayah, Daerah dan Komisariat yang ada si seluruh Indonesia. Pada hari Sabtu-Minggu, 17-18 September kemarin Fosma 165 Nasional mengadakan RAKERNAS (Rapat Kerja Nasional) yang pertaman kali di Wisma Martha Daerah Istimewa Yogyakarta. Rapat Kerja yang dimulai dari Sabtu pagi ini dihadiri oleh struktur organisasi Fosma 165 Nasional yang terdiri dari pengurus harian Fosma 165 Nasional yang terdiri dari Ketua Fosma Nasional (Sukma Maulana, Bandung), Wakil Ketua (Dyan Harya Seta, DIY), Kepala Regional (Puput Rusianingtyas, Purwokerto), Bendahara (Novianne, Jadetabek), Sekretaris (Jawa Tengah). Kemudian Tim Regional yang terdiri dari 4 Regional yaitu Regional 1 yang meliputi seluruh pulau Sumatra diwakili oleh coordinator Regionalnya (Taufik Efendi, Padang), Regional II yang meliputi seluruh pulau Jawa diwakili oleh koordinator regional II (Helmy Yunan, Jatim), Regional IV yang meliputi seluruh pulau Sulawesi dan NTB diwakili oleh Sekjen Fosma Sulse (Zoel, Makassar), dari keempat regional hanya satu regional yang absen dikarenakan beberapa hal. Kemudian lima departemen Fosma 165 Nasional yang terdiri dari Departemen keorganisasian, Jawa Barat diwakili oleh Ketua Fosma Jabar Yudi andiana, Departemen Hubungan Antar Lembaga, Jadetabek diwakili oleh Rusdi, Departemen Sosial Kemasyarakatan, Riau diwakili oleh Ketua dan Sekjen Fosma Riau M.Subhan dan Imam, Departemen Ekonomi, Jawa Tengah diwakili oleh Ketua Fosma Jateng Munawar Bagus dan Kadept Ekonomi Dayu Ajie.
Rangkaian Kegiatan Rapat Kerja Nasional berjalan lancar panitia sebagai tuan rumah Fosma 165 DIY mempersiapkan segala kebututuhan rapat kerja dan peserta dengan baik. Sebagai tuan rumah Fosma DIY sangat ramah. Rapat Kerja Nasional yang berakhir pada hari Minggu pukul 19.00 WIB itu diakhiri dengan menyaanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud nasionalisme dan doa sebagai wujud syukur. Rakernas Fosnas 2011 yang bertemakan Membangun Sinergisitas dalam meningkatkan kinerja FOSMA 165 Menuju Indonesia Emas 2020 menghasilkan beberapa kebijakan dan program kerja departemen serta road map Fosma 165 Nasional.

Harapan Setelah Rakernas :
“Bukti Fosma Nasional berhasil dapat dilihat satu tahun ini semoga satu tahun terakhir dapat  menjadi pelajaran dan satu tahun kedepan menjadi semangat menuju Indonesia Emas 2020” Sukma Maulana, Ketua Fosma Nasional

“ Sangat excited dengan program kerja dan kebijakan Fosnas bagus dan semoga dapat terealisasi”  Anindita Diniari, Sekretaris Fosma DIY

yap! BERGERAK atau TERGANTIKAN kawan!!!
day one

day two